Kisah Kucing Adopsi Yang Setia dan Berakhir di 22 September 2017, PUTI

[Hewan Peliharaan] - Saya rasa setiap orang pastinya memiliki hewan peliharaan, dimana hewan tersebut menjadi salah satu teman setia yang dimana dia hanya mendengar setiap curhatan majikannya.

Kisah tersebut juga pernah di lampir dalam sebuah situs InilahCom.

"Nabi Muhammad SAW dan Kucing Kesayangannya"

Didalam perkembangan peradaban Islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan Islam. Nabi Muhammad memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri. Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Hubungan Tentang Artikel Ini

Lalu apa hubungan nya dengan artikel ini ? Baiklah, sebenarnya disini saya ingin menceritakan tentang kesetian seekor kucing, tulisan ini di buat oleh Ziaul Kamal

Dipungut dari sebuah Warung Kopi (bukan Cafee), dimana kerap kucing ini ditendang oleh manusia yang mungkin tidak menyukai kucing, alasanya mengapa saya juga tidak tau. Kemudian kucing tersebut di bawa pulang oleh seorang pemuda yang tidak sengaja melihat kucing tersebut. Karena kondisinya kucing tersebut sangat kelaparan dan kurus kering, maka kucing tersebut di adopsi dan di bawa pulang kerumah.

Dirawat selayaknya seperti kucing yang dimiliki oleh orang lain dan hanya saja jenisnya berbeda serta cara mendapatkannya. 

Kebanyakan kucing itu memiliki insting dalam memilih majikannya, dimana dia akan terlihat agresif jika melihat seseorang yang tidak dia sukai, dan sebaliknya dia akan bersikap baik jika melihat seseorang yang dia senangi untuk jadi majikanya.

Seiring berjalanya waktu, kucing ini telah tumbuh besar dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun. Menjadi kucing rumahan yang senang untuk berburu binatang lain, dan 2 binatang yang jadi buruanya adalah Kecoak dan Cicak, 

Kucing tersebut juga kenal dengan siapa saja majikan nya, dan sangat bersahabat jika bertemu dengan orang lain yang dimana itu tamu tamu dari si majikanya. Dimalam hari, kucing ini juga menjaga pintu rumah, tidur dengan setiap majikannya di setiap kamar.

Namun, hal ini tidak akan terjadi lagi, tidak ada lagi kucing yang akan menunggu majikannya hingga larut malam, tidak akan menemani simajikan nya tidur di setiap malam nya, dan tidak akan ada lagi yang membawa binatang buruannya kedalam rumah. Karena kucing tersebut telah tidur untuk waktu lama dan tidak akan pernah bangun lagi. Dan Kucing ini diberi nama "Puti".

Puti Kucing Ziaul Kamal
Puti si Kucing Adopsi yang Setia Terhadap Majikanya

Kisah kucing tersebut merupakan kucing milik si penulis, Kucing yang mengubah komitmen dan ketidak sukaan ibu saya terhadap biantang berbulu yang satu ini. Kucing yang selalu takut jika bertemu kucing jantan lainya. 

Dan kebahagian terakhir yang dibuat oleh nya adalah hari ini, sarapan pagi, dan bermain di teras rumah. Sampai kisahnya berakhir di tabrak oleh mobil. Ironis memang, tapi tidak ada hal yang bisa diperbuat, karena mereka tidak akan mengerti bahasa manusia. Tapi ketahuilah, binatang ini merupakan salah satu dari sekian banyak binatang lainya yang sangat pengertian akan perasaan manusia.



Jadi jika ada kucing lainya yang mungkin tidak anda senangi, silahkan saja usir secara halus, tidak sampai harus menendang, menyirami dengan air, apalagi sampai menyakiti hewan tersebut dengan benda tajam. Masih banyak orang di luar sana yang peduli terhadap kucing. Tapi seketika anda berbuat salah terhadap binatang tersebut seperti kejadian menabraknya secara tidak sengaja, maka jangan takut untuk mengakuinya, karena setiap majikan pasti tau kalau kucing tidak bisa di kendalikan dengan ucapan dari majikannya dan setiap tingkah nya tidak bisa di larang, karena dia Hewan.

Selamat Jalan Puti, Ceritamu sebenarnya berakhir ditulisanku. Kisah Terakhir Puti  22 September 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tempat Wisata Terbaik Di Indonesia Yang Ramai Dikunjungi

Blogging Itu Gonta Ganti Tampilan ? Atau Mengisi Konten ?

Katanya Blogger, tapi Kenapa Tidak Ada Iklannya ?